Tampilkan postingan dengan label coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juli 2009

Ternyata Internet itu Menyenangkan!

Internet sama sekali bukan barang yang asing bagiku. Karena sejak bayi, aku telah terbiasa menggunakan Yahoo Messengger untuk mengabari ibuku di kantor bahwa popokku basah, atau membeli botol susu yang antik dari e-bay. Tapi bagaimanapun juga, yang paling aku sukai dari internet adalah menggunakan google map untuk mencari tujuh dragon ball yang terpencar di seluruh dunia.

Haha.. Begitulah. Selesai.

Aku harap anda tertawa. Tapi kalau tidak, ya sudahlah. Sejak awal aku bukan pelawak yang baik.

Hmm.. Kembali ke topik. My First Online Experience.
Pertama kali aku mendengar kata 'internet' adalah saat aku membaca majalah B*bo. Menurut B*bo, Internet adalah Ind*mie telur kornet. Jadi ada masa-masa dimana aku lapar dan merengek pada ibuku, "Ibu, pengen Internet.." dan aku disuguhkan sebuah komputer bermodem. Haha..

Mmm.. Selama ini aku tinggal di kota kecil. Jadi, bisa dibilang Internet sama langkanya dengan orang baik. Jangankan internet, komputer pun sangat langka. Pernah ada masa dimana dalam satu kelurahan hanya ada satu keluarga yang memiliki komputer, yaitu keluargaku.

Yeah, meskipun tidak termasuk keluarga kaya, tapi ayahku merupakan seorang ahli komputer yang lumayan. Sehingga komputer canggih hasil rakitan beliau bertengger dengan indah di ruang keluargaku. Dan untungnya, ayahku juga merupakan seorang web-developer-wannabe. Jadi, internet kecepatan rendah ala modem 56K tersedia di rumahku.

Tapi waktu itu, aku menganggap internet sama sekali tidak menarik. Meskipun ibuku mengkampanyekan bahwa di dalam internet ada ilmu yang lebih luas dan menarik daripada yang selama ini aku dapat di perpustakaan kota, aku terus memandang rendah internet. Mending maen layangan daripada maen internet. Hehe.. Jarang banget waktu itu aku nyentuh komputer untuk berinternet.

Pandanganku pada internet baru berubah ketika seseorang bernama Desya menunjukan sisi keren internet. Waktu itu (aku kelas satu smp, ehmm... kelas akselerasi) aku dan teman-teman sekelas sedang buka bersama di sekolah. Kebetulan waktunya bertepatan dengan pemasangan internet di laboratorium komputer sekolah. Maka setelah selesai makan-makan, anak-anak berhamburan ke labkom untuk berdansa, bercinta, menikah, punya anak, berperang dan mati.

Ah, garing lagi ya? Maaf..

Dengan suka cita, anak-anak aksel (terutama yang belum pernah nyentuh internet) menempati kursi-kursi komputer. Mengotak-ngatik apa yang mereka bisa otak-atik. Sebagian ada yang langsung ngeh' membuka internet explorer atau MIRC. Sementara yang lain kebingungan dan malah memilih membuka minesweeper.

Keributan terjadi. Ada yang langsung membuka friendster, ada yang googling dengan keyword 'NAKED', ada yang surfing ke website game, ada juga beberapa veteran internet jail yang berkata pada teman sebelah mereka, "Buka bsnude.com!".

Aku yang telah terbiasa dengan komputer dan internet langsung bosan. Dan memilih melihat-lihat apa yang di browsing oleh teman-teman yang lain. Setelah berkeliling laboratorium komputer, akhirnya mataku jatuh hati pada browsingan Desya. Akupun menempatkan pantatku (baca: duduk) di sebelah Desya. Ternyata eh ternyata, Desya sedang membuka website yang berisi kumpulan foto hantu!! Alhasil, satu demi satu teman-temanku tertarik dengan apa yang dibuka Desya, hingga akhirnya seluruh kelas (24 orang, ehm.. kelas akselerasi) melihat komputer Desya.

Setiap sebuah foto hantu dibuka, sekelas langsung berteriak histeris. Salah seorang berkata "ah ga mau liat lagi!" tapi selalu terdorong rasa penasaran dan melongok lagi, lagi, dan lagi. Setiap habis melongok, dia pasti berkata "ah ga mau liat lagi".

Haha.. Dasar anak cewe.

Begitulah, Desya memberi aku beberapa situs menarik yang membuat aku jatuh cinta pada internet. Pengalaman online pertama yang menyenangkan. Apalagi saat mengingat gadis tercantik di kelas selalu memalingkan wajah dan bersembunyi di dadaku setiap sebuah foto hantu terbuka. Akupun mengelus-elus kepalanya sambil berkata, "tenang aja.. kayak yang direkayasa itu mah.."

Haha.. Old times.. Aku rindu masa-masa itu.

Dan tebak, malemnya aku tidak bisa tidur gara-gara terbayang hantu-hantu dari internet.



Kamis, 09 Juli 2009

Original Little Mermaid dan Kebejatan Laki-Laki


Di perpustakaan kemarin, saya menemukan sebuah buku yang menarik. Judulnya Kumpulan Dongeng Hans Christian Anderson. Isi dari buku ini adalah tiga dongeng terkenal karya H.C. Anderson ini. Cerita pertama berjudul Clauss besar dan Clauss kecil. Cerita kedua berjudul Little Mermaid. Dan cerita ketiga adalah Cermin Salju.

Dari ketiga judul tersebut, yang paling menohok dan mengombang-ambingkan perasaan saya adalah cerita kedua. The Little Mermaid. Maklum saja, dongeng little mermaid (atau putri duyung) yang selama ini saya kenal adalah dongeng yang telah diaransemen oleh Disney. Dalam dongeng versi Disney, setelah semua kekacuan yang ditimbulkan Ariel, akhirnya sang pangeran menyadari bahwa Ariel adalah cinta sejatinya. Maka, Ariel dan Pangeran pun hidup bahagia selamanya.

Ah.. Disney memang paling ahli dalam mengubah sesuatu menjadi sangat indah dan menyenangkan. Karena dalam versi originalnya, Little Mermaid merupakan epik tragis yang (menurut saya) bisa disejajarkan dengan Romeo and Juliet.

Alur Little Mermaid versi H.C. Anderson dan versi Disney hampir sama. Hanya saja ada beberapa poin yang dirubah disney, untuk mendukung terciptanya happy ending.

Ceritanya dimulai ketika Ariel, sang putri duyung bungsu berenang ke permukaan dan secara kebetulan menyelamatkan pangeran yang sedang tenggelam karena kapalnya terkena badai. Dan voila! Ariel yang masih polos itu langsung jatuh cinta dengan pangeran.

Karena pengaruh cinta, Ariel menjadi melakonlis dan terobsesi dengan pemikiran ingin ke permukaan. Akhirnya dia menemui seorang penyihir, dan atas saran penyihir, Ariel menukarkan suara emasnya dengan sepasang kaki untuk menggantikan siripnya. Disini ada satu perbedaan mencolok antara versi Disney dan H.C.A. Menurut Anderson, jika dalam tiga hari Ariel belum mendapatkan ciuman dari cinta sejatinya, maka Ariel akan berubah menjadi buih di laut. Sementara menurut Disney, Ariel akan menyerahkan jiwanya pada penyihir.

Singkat cerita, Ariel belum mendapatkan sang Pangeran karena kesulitan komunikasi. Padahal sang pangeran terang-terangan menyatakan bahwa dia akan menikah dengan penyelamatnya sewaktu tenggelam. Akhirnya pangeran dijodohkan dengan seorang putri dari kerajaan seberang.

Dalam versi disney, Putri dari kerajaan seberang itu merupakan penyihir. Dan melalui sebuah adegan dramatis ala Holywood, Cinta sejati berhasil mengalahkan niat jahat sang penyihir.

Sementara versi Anderson, putri dari kerajaan seberangnya amat sangat cantik. Setelah sebelumnya berkata pada Ariel bahwa, "aku lebih baik menikahimu daripada menikahi putri seberang yang tidak kucintai itu." Pangeran bejat itu merubah pendapatnya setelah melihat kecantikan putri kerajaan seberang dan berkata "Putri seberang itu yang menyelamatkan aku saat aku tenggelam."

Pangeran menikah, dan Ariel yang kehilangan cinta sejatinya pasrah dan bersiap untuk menjadi buih lautan. Tapi putri duyung saudari Ariel datang dan mengatakan bahwa jika Ariel menusukan pisau ke dada pangeran, maka Ariel akan selamat dan menjadi putri duyung normal lagi.

Hanya saja, Ariel yang tetap mencintai pangeran bejat memilih membuang pisau, mendoakan kebahagiaan pangeran, lalu berbuah menjadi buih.

Hiks.. Hiks..
T.T


Rabu, 27 Mei 2009

Guilt.

Siapa yang salah, seseorang yang bersalah atau orang yang mendidik, yang bertanggung jawab terhadap 'si salah' itu?

Homo homini lupus, manusia adalah serigala bagi manusia lainnya. Paham ini adalah cap yang diberikan orang-orang sosialis terhadap para penganut kapitalis. Namun kadang, ungkapan ini juga berlaku dalam arti sebenarnya.

Ada saja manusia yang memburu manusia lain dalam bentuk membunuh, merampok, mencuri, memperkosa, dan banyak lagi. Ini seperti hukum alam. Sejak manusia pertama diturunkan, perbuatan-perbuatan serigala ini sudah populer.

Tidak ada gunanya membahas alasan mengapa manusia berlaku seperti serigala, pertanyaan ini sama saja seperti mengapa manusia melakukan s*x, mengapa saya tampan, mengapa paris hilton sering menelpon saya. Ini takdir, mau bagaimana lagi?

Kembali ke pertanyaan awal, siapa sebenarnya yang bersalah? Jika kalian menenggelamkan diri disini maka kalian akan sampai pada kesimpulan bahwa ada banyak pembunuh yang lahir di keluarga yang berantakan. Masa kecil mereka dipenuhi tragedi, mulai dari bully, pelecehan seksual, ayah pemabuk, ibu yang anti-tuhan, bahkan ada yang seluruh keluarganya dibantai oleh tentara musuh saat perang.

Ketika gw melihat masa lalu para pembunuh itu, gw sedikit memahami mereka. Maksudnya, siapapun, mulai dari sby, roy suryo, wiranto, dan terutama prabowo, jika mereka mengalami masa lalu sepahit para pembunuh tadi, maka ada kemungkinan besar mereka berakhir di tiang gantungan atau kursi listrik sebagai pembunuh.

Jadi sebenernya siapa yang salah?

Gary Ronald York and James Douglas Latham, spree killers who travelled from Florida to Utah

Selasa, 26 Mei 2009

Dunia Sejuta Potensi

Mungkin ini kutukan atau kebetulan. Tapi di kelas gw, hampir semua murid yg kini berhasil masuk universitas pernah gagal setidaknya satu kali (in my case, 2 kali). Ini suatu bukti bahwa kekalahan merupakan stimulan yang paling penting untuk mendapat kemenangan.

Tentu saja ada beberapa pengecualian, seperti salah seorang di kelas gw yang daftar di banyak universitas, dan semua universitas menyatakan dia layak masuk. Hell.. butuh kecerdasan dan kekayaan yang cukup untuk melakukan itu.

Anyway.. seperti dijanjikan, gw akan mengulas sedikit tentang ugm.

Kesan pertama gw saat jalan-jalan (dalam arti sebenarnya, jalan!!) keliling ugm adalah. Whew, ini bukan universitas, ini kota. Fakultas-fakultas berjejer dengan apik layaknya perkantoran, hampir setiap fakultas merupakan gedung mewah yang setara dengan gedung dprd di kota gw.

Ugm bahkan memiliki rumah sakit sendiri, yang dekat dengan fakultas kedokteran yang ga kalah mewah sama rumah sakit itu. Dan fakultas tekniknya itu loh... punya tower radio sendiri! Kerenn..

Dan meskipun fakultas fisipol (fakultas gw tu) terlihat menyedihkan, tapi ilmu komunikasi memiliki laboratorium tersendiri. Guess what, laboratorium gw tuh segede fakultas-fakultas orang!!

Bahkan kelinci playboy pun tahu, ugm menawarkan sejuta potensi. Mulai dari fasilitas yang lengkap, ukm yang menggigit dan semi profesional (which mean.. you're get paid), wanita-wanita jomblo yang jauh dari orang tua (=_+), dan hidup sendiri, tanpa ada penghambat kaya keluarga lagi. This is the real life, dude.

Enough with that, sekarang saatnya membahas penghuni-penghuninya. Jika berdasarkan tes masuknya, maka akan ada tiga golongan penghuni ugm.

1. PBSer


Tes PBS hanya difokuskan pada tes potensi akademik dan sedikit tes wawancara. Yang menonjol dari pbs adalah, you need a lot of money. Mulai dari saat pendaftaran tes (memakan biaya hampir satu juta) hingga pendaftaran ulang (bisa puluhan juta) kocek orang tua harus di rogoh dalam-dalam. Artinya, penghuni ugm yang berasal dari pbs mungkin orang-orang yang cerdas (mungkin juga tidak), dan pastinya mereka kaya. Karena tes PBS hanya berupa tes potensi akademik, kemungkinan besar orang-orang pbs ini tidak begitu pintar di pelajaran-pelajaran pokok.

2. Utulers


Mengapa kita membutuhkan bimbel? karena sekolah dikenal dengan ketidakberdayaannya untuk menghadapi ujian-ujian universitas. Sekolah hanya mampu mengantarkan siswa sampai UAN (dan menyarankan menyontek pada murid-muridnya), sementara di dunia ujian universitas, pengetahuan dari sekolah tidak akan cukup. Utul, merupakan dunia yang sangat keras yang sama sekali lain dengan sekolah. Ibaratnya, apabila UAN adalah penjara alcartaz, maka Utul adalah neraka. Dibutuhkan kecerdasan, pengetahuan, bertahun-tahun belajar, dan keberuntungan untuk bisa menembus utul. Sebagai gantinya, tidak diperlukan banyak uang untuk bisa menembus utul. Mungkin hanya berkisar di angka 10 jutaan.

3. SMPTNers


Spesies paling tangguh. Smptn merupakan ujian universitas tersulit. Pesaing makin banyak, sementara kursi yang diperebutkan hanya tinggal sedikit. Jika seseorang mengikuti smptn, artinya dia gagal di tes-tes masuk universitas. Artinya smptn merupakan pertarungan terakhirnya, yang menentukan apakah selanjutnya dia berhasil masuk kuliah atau berakhir sebagai pengangguran. Biasanya, orang yang berhasil masuk smptn merupakan siswa yang biasa-biasa saja selama tiga tahun. Tapi kemudian, sejak dua bulan sebelum smptn, saat dia menyadari smptn merupakan kesempatan terakhirnya, dia berubah menjadi sosok cerdas luar biasa mengerikan yang dapat menjungkir balikan smptn.

That's all fella.. which are you in?


Senin, 25 Mei 2009

Everyday is Sunday

Semua orang tahu, gw org yg suka mengumpat setiap ada pekerjaan (not hiding, but cursing). Itu udah kaya kebiasaan aja, derajatnya udah sama kaya bernafas saat tidur. Bukan karena gw menolak tugas, tapi lebih karena gw suka mengumpat saat bertugas. Asburd kan?

Dan akhir-akhir ini, g ada tugas yg dtg sama sekali. Sekolah sudah berakhir, ud dapet kuliah (g perlu belajar buat smptn lgi), dan tugas yg datang cuma dari ibu gw. Tentu saja tugas dari ibu-ibu tidak pernah cukup untuk membuat gw cursing-cursing. Tugasnya cuma solat.. beresin tempat tidur.. cuci + jemurin baju.. dan tugas-tugas rumah tangga lain yg sambil merem juga beres.

Somehow, gw rindu tugas-tugas berat. Tugas yang biasanya gw sendiri yang nugasin. Misalnya, sebulan sebelum simak UI, gw merintahin diri sendiri bwt mempelajari matematika sampai dapet gelar ahli. Dengan semangat 45 gw belajar mati-matian, tanpa peduli apapun mata pelajaran yg lagi diajarkan di sekolah, gw megang buku matematika karya Bob Harahap yang terbukti manjur. Saat menemui jalan buntu, saat jawaban gw salah hanya karena salah nyimpen minus, saat soal-soal yg sulit akhirnya gw taklukan, cursing selalu setia menemani gw.

Dan sekarang.. Everyday is Sunday, dan udah lama bgt gw ga mengumpat. Is it good or bad? Since the very begining it was never about good or bad. It's all about win or lose. And as long as my curse bring me my succes, motivate me, I'll do it.

Anyway, apa kalian udah tau? Dengan elegan dan bangga, gw masuk UGM. Jurusannya emang jurusan ips sih, tapi tetep aja bukan jurusan sembarangan. Jurusan Ilmu Komunikasi. Dan tentu saja ini berkat kemampuan matematika gw yang semakin membaik, meskipun belum cukup untuk menembus ipa.

Kalo boleh sombong dikit nih ya, di matematika dasar dan matematika ipa, gw gagal di 4 soal. Artinya seandainya ngandelin matematika doang, nilai gw uda di atas rata-rata (tapi ga tw ketang, gw ga tw rata-ratanya gimana). Sayangnya, karena terlalu fokus ke matematika, pelajaran ipa yang lain, such as fisika, kimia, dan biologi jadi terbengkalai. Dan gagalah gw masuk ipa.

Tapi gpp.. di postingan selanjutnya, gw bakal bahas sedikit yg gw ketahui tentang ugm. adieu!




Rabu, 06 Mei 2009

dam.. dam.. dam..

Maria : "Mencintaimu itu salah, aku akan masuk neraka. Namun, aku lebih memilih mencintaimu."
Matt : "Seandainya aku punya jiwa, akan kutemani dirimu di neraka."
~House of Scorpion

Lately, I've been busy finishing my exam in my last grade of high school. This is sucks, a total nonsense. I mean, the exam wasn't really matter at all. I think it will be much better, if school let us free. Our time is short, we need to prepare for SPMB and this fucking school exam only waste our precious time.

But it doesn't matter to me since I've got my ticket to UGM, =P

Well, setelah perjuangan gw masuk ke ugm ga sia-sia, sekarang gw punya waktu tiga bulan yang kosong. Lepas dari sekolah dan belum masuk ke kuliah. Jadi, apa yang harus gw lakukan?

Jumat, 27 Maret 2009

Racun itu membentuk kita..

Sekitar tahun 1942, Amerika Serikat yang uda siap-siap ikut terjun di perang dunia 2 mulai membentuk resimen tentara sukarela. Ratusan ribu pemuda-pemuda terbaik Amerika mulai diseleksi fisik, mental, dan otaknya. Mereka yang lulus akan segera mendapat kehormatan untuk bertaruh nyawa di kancah perang demi membela 'kebenaran'. Dan mulai dibuatlah kompi-kompi 'dadakan', sekaligus sebuah pelatihan dadakan yang membentuk para pemuda sukarelawan tersebut.

Salah satu kompi dadakan hasil pelatihan dadakan tersebut adalah kompi Easy. Kompi yang kelak akan dikenang sebagai kompi yang sangat berjasa dalam usaha pembebasan eropa.


Apa yang membuat kompi ini begitu tangguh? Kompi ini tidak menerima pelatihan yang istimewa, hanya pelatihan dadakan seperti yang diterima seluruh kompi lainnya. Kompi ini tidak menerima suntikan hormon tertentu yang bisa meningkatkan keganasan dan kemampuan bertempur. Dan seperti kompi-kompi lainnya, kompi Easy juga terlihat -seperti dalam gambar- menyedihkan. Baju mereka kotor, kaus kaki mereka basah, senjata mereka kekurangan amunisi, dan mereka makan makanan dingin tiap harinya. Lalu mengapa kompi easy bisa menjadi kompi yang sangat tangguh?

Jawabannya sangat aneh. Karena pemimpin mereka saat pelatihan dadakan adalah orang bodoh. Namanya Herbert Sobel, and he is an absolute jerk. Tidak bisa baca peta, hanya bisa push up sampai hitungan 20, berhati busuk, dll. Tiap harinya, Sobel menyiksa anak-anak kompi E sampai mereka benar-benar setengah mati. Selain itu, Sobel juga kadang mengadu domba anggota kompi, mencuri barang-barang pribadi mereka, dan sangat pelit dalam memberikan izin keluar.

Tapi berkat didikan Sobel yang asburd, kompi paling bertaring di dunia lahir. Kompi yang berperan penting sejak D-Day, Market Garden, hingga peng'acak-acak'an sarang elang.

Yeah.. kadang kau merasa ada hal-hal disekelilingmu yang sangat buruk dan menekanmu. Tapi percayalah, racun itulah yang membentukmu menjadi lebih hebat.



Sabtu, 14 Maret 2009

Supermassive Boy


Jika anda pernah menyentuh fisika kuantum, walaupun sedikit, tentu anda mengetahui bahwa ada 'sesuatu' yang bernama dualisme cahaya. Dua orang ilmuwan yang sama-sama sudah meninggal, Thomas Young dan Albert Einstein, masing-masing melakukan percobaan yang berbeda terhadap cahaya. Thomas Young berhasil membuktikan sifat interferensi cahaya -yang membuktikan bahwa cahaya merupakan gelombang- sementara Albert Einstein dengan percobaan fotolistriknya membuktikan bahwa cahaya merupakan materi.

Dua hal ini -gelombang dan materi- merupakan hal yang sangat bertolak belakang, menimbulkan tanda tanya yang besar, apa itu cahaya? Mengapa dia bisa bersifat sebagai materi dan gelombang sekaligus?

Well, actually. Materi juga memiliki beberapa sifat gelombang. Manusia misalnya, jika digambar grafik tingkat produktivitas manusia dari lahir hingga tua, maka anda akan mendapat sebuah grafik yang mirip dengan grafik gelombang sinus. Bahkan selain manusia, hampir semua materi juga memiliki grafik produktivitas atau grafik nilai guna yang serupa dengan grafik gelombang. Jadi, mungkin pengklafisikasian 'sesuatu' sebagai materi dan gelombang yang ada sekarang belum sempurna.

Mungkinkah sebenarnya materi itu gelombang, dan gelombang itu materi?

Eh, did you notice the picture? It's me and my classmate, boys only. Yea.. karena kelas kami kelas khusus, maka kaum adam di kelas kami hanya berdelapan dari total tiga puluh lima siswa. Entah kenapa, tapi di kelas-kelas khusus yang pernah gw alami, jumlah wanita selalu lebih banyak daripada jumlah lelaki. Mungkinkah otak lelaki telah terdegradasi sedemikian rupa sehingga kami menjadi lebih bodoh dari wanita? Atau mungkin laki-laki terlalu sibuk melakukan sesuatu yang nyata, sehingga tidak memiliki waktu belajar yang melimpah seperti wanita? Atau mungkin karena kelas khusus yang saya masuki adalah kelas yang khusus bagi orang-orang idiot sehingga yang lebih banyak masuk adalah wanita? (^^)v

Sesuai judul, yang akan saya beberkan disini adalah tentang gw dan temen-temen cowo gw, De Supermassive Boy.

Tapi karena mereka cowo dan cowo itu ga menarik. gw jadi males..
lain kali gw ceritain tentang cewenya deh.


Kamis, 12 Februari 2009

Trust..

"Pada perang kemarin, orang-orang Myrmidon tidak ikut bertempur. Pasti ada semacam pertikaian diantara orang Yunani. Jika kita menyerang kapal mereka, itu akan menyatukan mereka. Bila mereka menyerang kita, biarkanlah. Mereka tidak akan mampu menembus tembok tebal Troya!" Kata Hector, pangeran sekaligus panglima Troya.

Priam, sang raja berdiri. Dewan yang tadi suaranya hampir bulat untuk menyerang pangkalan Yunani kini kembali berkasak-kusuk memperdebatkan keputusan yang tepat.

"Apa kau yakin akan pertanda dari Apollo?" Tanya Priam kepada pemimpin kuil.

"Orang Yunani merusak kuil Apollo. Mereka membuat dewa marah. Dewa mengutuk orang-orang Yunani. Besok, jika kita menyerang kita akan menang." Jawab pemimpin kuil.

Priam berpikir sejenak, lalu memutuskan, "Siapkan pasukan, kita menyerang pada saat fajar!"

Ingin tahu apa kelanjutannya? Sepupu Achiles (note: Achiles adalah pemimpin Myrmidon, legenda dari Yunani) kemudian menyamar menggantikan Achiles yang mogok bertarung karena 'ilfil' dengan raja Agmemnon. Hector mengira sepupu Achiles itu benar-benar Achiles dan berduel dengannya. Hector membunuh sepupu Achiles, membuat semangat Achiles untuk bertarung bangkit lagi.

Dan klimaksnya, benteng Troya tertembus. Pembantaian, pembakaran, penjarahan, dan pemerkosaan terjadi di Troya. Semua hanya karena keyakinan yang berlebihan pada sesuatu!

So the point is...

Rabu, 28 Januari 2009

Smell Like Teen Spirit!

Ketika gw bercermin, gw ngeliat diri gw sekarang. Ganteng (^^), cerdas, punya pacar yang hebat, punya temen-temen yang membahagiakan, punya tujuan yang jelas, punya ribuan fans, dan bebas dari ketakutan terhadap apapun (kecuali terhadap Dia tentunya). Keren.

Sekitar setengah jam gw bercermin. Kemudian gw tersenyum. Tahun ini benar-benar spesial. Gw telah berubah menjadi orang yang benar-benar berbeda dari gw waktu tiga tahun yang lalu. Si pecundang ga tau diri itu telah berubah menjadi sesosok mahluk 'menakjubkan' yang gw liat di cermin.

Ok, waktunya untuk sedikit flashback.

Baru sekitar tiga taun yang lalu. Waktu gw masih siswa tahun terakhir smp. Gw bener-bener masuk kategori pecundang dalam segala bidang. Mulai dari keluarga yang ga bisa memahami gw sama sekali, sampai cinta gw yang ditolak setolak-tolaknya. Semuanya berantakan. 

Masih teringat jelas hari-hari dimana gw kabur dari rumah buat nginep di gamecenter, hari-hari dimana mulai dari eyang kakung sampai sepupu gw yang paling kecil sepakat bahwa gw bener-bener anak yang 'gagal'.

Baru dua taun yang lalu. Gw yang cupu dan bernyali lemot masuk ke sarang penyamun. Kelas X-1, kelas paling ancur dan ditempati oleh banyak preman. Tebak apa yang terjadi?

Ampir tiap hari gw dipalakin. Yang mau ngobrol sama gw paling tiga-empat orang di kelas. Cewe-cewe sekelas bahkan gak kenal nama gw..

Gw makin frustasi waktu menerima kenyataan bahwa seseorang tempat bergantung gw, guru sejati gw, merupakan seorang homo dan melecehkan gw..  (ok, yang terakhir itu lebai). Gw bener-bener sendiri. Hanya gw dan satu tekad, 'gw harus berubah! gw harus jadi kuat!'

Baru satu taun yang lalu. Gw akhirnya lolos ke kelas standar internasional (cuihh..). Satu lagi kesempatan gw untuk nunjukin taring gw, satu lagi kesempatan. It's a hard road. Gw yang biasanya cuek dan dicuekin harus merangkak susah payah buat ngumpulin temen yang bener-bener temen, buat nunjukin perubahan gw ke mantan anak-anak aksel smp yang udah terlanjur mencap gw pecundang. Buat berubah! Buat berevolusi!

Dan akhirnya, disini gw sekarang.. masih jauh dari predikat 'awesome' sih, tapi tentunya sudah jauh lebih baik dari keadaan gw tiga taun yang lalu.

Dan ini masih belum berakhir! Gw bakal jadi lebih, lebih, lebih, lebih, dan lebih lagi! Gw bakal jadi orang terbaik sedunia!

Hahahahaha!!! (ketawa jahat)


Dead!

Mumpung.. cewe gw, childfilla, lagi dinas keluar kota. Maka tema yang akan gw angkat kali ini adalah kematian. (apa hubungannya coba?)

Have you heard the news that you're dead?
No one ever had much nice to say
I think they never liked you anyway
Oh, take me from the hospital bed
Wouldn't it be great if we were dead?
Dead!

Dead -My Chemical Romance

Kematian itu sesuatu yang simpel, gelap, menakutkan, dan sialnya 'pasti'. Layaknya kegelapan yang selalu menemani cahaya. Maka dalam setiap kehidupan pun selalu ada kematian. Kemanapun kau lari, dimanapun kau bersembunyi, apapun yang kau lakukan, kematian akan selalu ada.

Satu-satunya cara untuk mengatur kematianmu sendiri adalah bunuh diri. Jadi jika kau merasa statement 'bahkan kematianmu sendiri pun diatur oleh takdir' merupakan sesuatu yang memuakan, bunuh saja dirimu sendiri. Kau yang mengatur takdir, kau yang berkuasa, kau yang.. mati.

Yea.. pikiran yang bagus. Tapi bukan itu yang akan kita bicarakan.

Kenal Light Yagami? Kadang gw merasa bahwa gw dan dia memiliki kesamaan. 
Kadang jika gw memandang seseorang, ada perasaan 'that person deserve to die'. Menurut gw, hanya orang-orang yang berguna yang pantas hidup. Sementara orang-orang yang bermental pecundang, orang-orang yang keberadaannya hanya memberikan dampak buruk bagi dunia, pantas mati.

Gw memiliki teman yang bernama ronald. Ronald ini tipe orang yang 'think to fast and move to slow'. Bisa dikatakan dia setipe dengan Ari. Ronald sama-sama pendiam, tidak banyak teman, dan cenderung di Bully. Tapi Ronald tidak sekonyol 'seseorang' yang percaya pada gundam.

Pada suatu hari, gw kebetulan mencuri dengar percakapan antara Ronald dan seorang preman. Si preman meminjam handphone Ronald. HP Ronald waktu itu flexi tipe jaman batu (yang masih ada antenanya). Ketika Ronald menyodorkan HP-nya, si preman sontak berteriak, "Anjing! Hapena jeung mabet anjing!" (anjing, hapenya untuk melempar anjing) kemudian sang preman terus meluncurkan cercaan-cercaan yang tidak pantas ditampilkan disini.

Duh. Sampah banget ga tu orang? Udah mah minjem, ngehina lagi. I think, that shit deserve to die!

Bahkan kadang gw sampai pada kesimpulan 'orang bodoh pantas mati'. Supaya jelas, begini logika matematikanya:
P - 'Orang jahat pantas mati'  
Q - 'Seseorang jadi jahat karena bodoh'
P -> Q - 'Orang bodoh pantas mati'

Oleh karena itu, jika death note jatuh ketangan gw, dapat dipastikan akan terjadi pembersihan umat bodoh di dunia.

Salahkah pernyataan gw? Dimana letak kesalahannya?

Jawabannya adalah: Pernyataan gw itu salah! Salah besar! Benar-benar salah!

Mengapa? Karena setelah berpikir lebih lanjut. Sesungguhnya keberadaan penjahat dan orang bodoh tetap dibutuhkan. Tidak peduli sejahat atau sebodoh apapun mereka, tapi tiap mahluk, sekecil apapun memiliki sebuah peran dalam chronicle of life! (pemikiran diinspirasi oleh Gandalf, the white wizard)

Contohnya adalah gw sendiri. Jika saja waktu kelas X gw ga pernah di bully, tentunya gw ga bakal jadi sekeren sekarang! (narsis mode: on, yang mw lempar tomat dipersilahkan)
Yea.. berkat hinaan, palakan, deraan, cacian, serta kesakitan yang gw dapat dari para preman-preman kelas waktu itu, gw terdorong untuk berubah. Untuk menjadi lebih kuat, lebih berani, lebih ganteng, dan lebih madu (garingg..).

Jadi, jika kebetulan kalian kejatuhan death note. Pikirkan dua kali sebelum mulai mencoret nama orang-orang bodoh di note kalian..

Regards!
(nulis apa sih gw? =_=a)

Jumat, 09 Januari 2009



















Gw sibuk. Beberapa minggu terakhir ini banyak banget kegiatan yang sangat menarik yang bikin gw lupa sama blog. Bahkan sempat terlintas keinginan untuk meninggalkan dunia blogger karena kesibukan gw yang ga bisa ditoleransi lagi.

Tapi, kemarin gw iseng-iseng buka blog gw dari sejak postingan pertama banget sampai yang terbaru kemarin.

Gokil sih. Gw ketawa-ketawa dan merenung-renung karena baca tulisan gw sendiri. Dan akhirnya gw sadar bahwa gw adalah penulis yang sangat berbakat.
*dilempar sendal*

Intinya, gw sadar bahwa dunia blogger bikin gw punya pengalaman baru yang sangat berharga. Gw juga bisa ketemu temen-temen yang unik disini. Freak, Arch Uria, Dzury, Gatel Garuk A.K.A. Johanis, Cakra, dan banyak lagi yang lain.

Dan gw sadar. Dunia Blogger terlalu menyenangkan untuk ditinggalkan.

Djakarta, 17 Agoestoes 1945

Salman Firdaoes

Ok, cukuplah prolognya.

Gw tidak terlalu hebat dalam menghapal. Ulangan biologi, agama, atau pelajaran hapalan lainnya tidak pernah bisa gw kuasai dengan baik. Tapi gw masih inget satu hal. Ada salah satu pasal di Undang Undang Dasar yang menyatakan begini:

"Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan." 

Peryataan diatas berarti setiap warga negara, baik anak direktur, anak pejabat, anak pegawai negeri, sampai anak pengangguran seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi civitas akademia.

Tapi menurut gw, pasal ini irrelevan dengan keadaan yang terjadi sekarang.

Orang-orang kaya bisa memperlebar kesempatan mereka dengan cara mendaftar sebanyak-banyaknya di universitas yang mereka mau. Sementara orang miskin, bisa mendaftar di satu universitas saja sudah untung.

Apa ini yang disebut persamaan hak?

Ok, gw perjelas. Kita anggap kans masuk ke universitas itu sama, 5%. Berarti orang miskin yang mendaftar di satu universitas memiliki kans 5%. Sementara orang kaya yang mendaftar di lima universitas bisa menggandakan kansnya menjadi 25%.

Apa itu yang disebut persamaan hak? Kan gak adil?

Yea.. untungnya gw cukup beruntung untuk tidak miskin. Tapi kalo ngebayangin nasib orang-orang miskin.. miris juga..

What do you think, guys?



Senin, 29 Desember 2008

Happy New Year



Pernah merasa tidak berdaya?

Dulu gw pernah dibeliin mainan. Mini figure spiderman sama venom. 

Karena saking kerennya, dua benda itu ga pernah lepas dari kamar gw.

Tapi, pada suatu hari. Temen-temen gw ngajak gw maen. 

Terdorong niat ingin memamerkan Spidey dan Venom, gw bawa dua benda itu keluar dan gw maenin sama anak-anak.

Yea.. dua maenan itu sangat keren. Terlihat banget temen-temen gw berebut pengen megang spidey sama venom tersebut.

Terus, sebelum gw sadar. Dua mainan itu raib.
Ilang. Dicuri.

Tentunya gw marah. Tapi ga tau harus marah sama siapa. Gw nangis, kesel, dan hopelessly nyari spidey dan venom.

Temen-temen gw ngebantuin gw. 
Tapi cuma sebatas, 'bantuan solidaritas'. Sama sekali tidak ada niat untuk membantu. Hanya ingin terlihat aktif dan peduli.

Finally, gw ngadu sama orang tua gw.
Gues what?? Gw dimarahin abis-abisan sama orang tua. 
Yea.. wajar sih. Semua orang tua normal juga akan melakukan hal yang sama. Membuat segalanya lebih buruk.

Tidak berdaya,
Mungkin itu yang dirasakan oleh orang-orang di jalur Gaza sekarang.

Mereka marah, tapi tidak berdaya. Yang bisa mereka lakukan hanyalah mendengung-dengungkan 'Allahuakbar!' desperatly.
Karena mereka ga bisa melakukan apa-apa.

Dan kita.

Cuma bisa duduk, diem, mengeluh, sedih, kasihan, dst.. dst..

Terus lupa.
Lupa bahwa ada 350an orang yang tewas. 600an orang yang terluka.

Persis temen-temen gw. Yang hanya memberikan 'bantuan solidaritas'.

Dan orang-orang yang seharusnya bisa bertindak. Seperti PBB, NSA, OKI, dll. 
Malah menyalahkan Hamas dan mendesak Hamas untuk menyerah. 
Atau sekedar 'menghimbau' Israel untuk menghentikan aksinya.

Persis orang tua gw. Yang sama sekali ga berguna dalam effort pencarian spidey dan venom.

Dan dengan angkuhnya, Israel berkata.

'This is just the beginning'

Link:

Sabtu, 20 Desember 2008

Arabian Fang


Dulu, tahun 1948. Terjadilah suatu perang besar di jazirah timur tengah. Kala itu, negara-negara islam yang dipimpin Mesir, menyerang Israel yang seenaknya mencaplok tanah Palestina.

Perang itu dikenal dengan nama perang enam hari. Perang yang sekali lagi menandakan lemahnya umat islam. Baik secara fisik maupun mental. Sejak perang itu, tidak ada lagi negara jazirah arab yang berani menentang eksistensi Israel.

Bahkan ketika Afghanistan dan Irak turut dicabik-cabik. Negara-negara arab bungkam. Tidak lagi memiliki energi, kecuali untuk sekedar mengutuk. Mengutuk kemudian melupakan.

wanna see another irony? visit this

*sigh*



sepatu pertama
“this is a goodbye kiss from the Iraqi people, you dog,” (Ini ciuman perpisahan dari rakyat Irak, Anjing!).

sepatu kedua
"This is for the widows and orphans and all those killed in Iraq.” (Ini untuk para janda, anak-anak yatim dan mereka yang dibunuh di Iraq)

Tentang Lempar sepatu. 
Kata ibu gw, melempar sepatu dalam tradisi arab merupakan suatu simbol penghinaan yang amat sangat hina. Melempar sepatu ini sama kualitas hinaanya seperti menggunduli rambut samurai (yang bisa kita lihat di film the last samurai, Tom Cruise:) Pelaku perbuatan ini  biasanya langsung dibunuh ditempat. Mengingat betapa seriusnya perbuatan ini.

Tapi bagaimanapun, menurut saya ini adalah salah satu bagian dari kebebasan berekspresi. Toh, lemparan sepatu itu tidak melukai fisik Bush, bukan? Apa bedanya dengan pelecehan orang-orang Denmark terhadap Nabi Muhammad melalui komik mereka? bukankah sama saja?

Lalu mengapa Pemerintahan boneka Irak harus susah payah menahan Zaidi hanya karena masalah sepatu? Padahal, ketika seorang figur nabi Muhamad (yang tentunya amat sangat jauh lebih mulia dibanding Bush) dilecehkan saja tidak ada kartunis yang ditahan/dituntut secara hukum?

But still, the main question is, "Did Bush realy deserves a shoes in his ass?"

(1) No, he deserves so much more. Maybe a bullet, a bomb, or a sumanto!
(2) No, we have to honor him. Not every asshole could make his way to white house. You need to be stuborn, idiot, and shameless. Just like Bush.
(3) Yes, shoes is enough. Because if we threw a bone, Bush will cacth it and act like a dog. And it will prove evolution theory.






At least, this shoe incident show us something. Tidak semua orang arab telah kehilangan taringnya. Selain Iran dibawah pimpinan Presiden Ahmadinejad, masih ada orang-orang seperti Zaidi yang rela dipenjara, dipecat, dan dihukum untuk menegakan harga dirinya.

YEAAA!!!!!

p.s.

I can see myself now. My egoistic self..
You show me the different between me and you.

I'll do anything to make me the best man ever.
While you'll do anything to make your country better.

Thanks Namigeri! You realy teach me something!
I think I started to like you..

Pe-er dari gatelgaruk

jangan beranjak, jangan benerin rambut, jangan ngapa-ngapain, lalu foto diri anda sekarang!!
No edit!

Weks? Ko jadi gelap gini?? gak keliatan de gantengnya..
anak kecil yang dibelakang itu adik gw. kalo ada yang mau nyulik, gw bakal berterimakasih..

Pe-er dari Dzury
1. Mengapa Blog kamu bernama Abreaked Page?
Abreaked Page. Aslinya tu dari a breaked page. Sebuah halaman yang rusak.
Soalnya halaman rumah gw dirusak sama kambing.
Bukan deng..

Jadi gini, Blog ini sebenernya dibikin waktu gw masih blum stabil.,
Gw dan otak gw merasa muak, kecewa sama kemampuan orang-orang diatas gw
Orang-orang yang bikin peraturan, yang berkuasa, yang gendut (eh?)

Makanya gw suka banget kata break, merusak!
Break da Rulez, Break Chroncicle, ada Break ada Kitkat
Dan Abreaked Page ini salah satu wacana gw buat merusak

Karena hal yang dapat memotivasi kita untuk membuat istana pasir yang lebih bagus
adalah ketika ombak menyapu habis istana pasir pertama kita

2. Mengapa Blog kamu pake template ini...?
Pertama, karena ini template bikinan gw sendiri
Kedua, karena gw suka L
L, selain cerdas, dia juga gila.
Untuk mencapai tujuannya, dia tidak memperdulikan berapapun korban yang jatuh.
'Justice will prevail!!'

3. Kejadian apa yang tak terlupakan dalam hidupmu...?
Tahun pertama di SMA!
Ketika gw bikin cewe pujaan gw di SMP ternganga kagum ngeliat gw!
wkwkwk.. ga bakal gw lupa seumur hidup!

Minggu, 14 Desember 2008

Geek..

Sebut saja namanya Ari. Yeaa.. karena itu memang namanya. I could tell you that he is a... Jerk. No, I think he is 28% Jerk and 72% Geek. Total Geek. Dia tipikal orang-orang tertindas yang sering kita lihat di manga Jepang. Gendut, bernyali kecil, tidak punya teman, dan kaya. Membuat dia menjadi tambang emas yang disedot oleh preman-preman di kelas ips-nya. 

Dugaanku, setiap hari mahluk gendut ini dipalak. Tidak hanya oleh orang-orang yang secara tegas menyatakan 'kau budakku', tapi juga oleh orang-orang yang menggunakan topeng 'teman' agar bisa ditraktir dan diongkosin oleh Ari. Dan beberapa tipe orang ini adalah teman dekatku :?

dugaan bentuk Ari

Bisa dikatakan dia adalah seorang Otaku. Orang yang meski sudah dewasa, masih terobsesi berat terhadap Anime. Pengidap penyakit gila nomer tiga dua: berpikir bahwa Gundam, Satria Baja Hitam, serta Ultraman itu benar-benar eksis. Bahkan, dia tergila-gila-gila terhadap Risako. Sesosok gadis Jepang yang sering melantunkan lagu opening ato ending anime-anime.

Dan saat dia diancam, diajak berantem, ato bahkan dianiaya. Dia terlalu takut untuk menggunakan perut gendutnya untuk melawan. Yang dia lakukan adalah meneriakan "Gundam berubah!! Gundam berubah!!" sambil memperagakan gaya 'henshin' yang norak. Terang saja perbuatan bodoh itu sama sekali tidak berguna. Pertama, karena itu bukan gertakan balik yang baik dan efisien. Kedua, karena Gundam gak mengenal istilah berubah.

Yea.. mungkin empat paragraph pendek diatas sudah cukup menjelaskan bahwa Ari is a total douchebag, a laughing stock, a shithead. Dan itulah yang dipikirkan semua orang, termasuk 'teman-teman'-nya.

Dan sungguh, gw berharap gw bisa jadi bagian dari orang-orang yang menertawakan Ari, bagian dari orang-orang jahat yang tidak berperasaan yang terus menindas Ari, atau bagian dari orang-orang yang menutup telinga dan berpura-pura tidak peduli ketika secara nyata dibelakang mereka Ari sedang dipalak.

Tapi ga bisa, rasanya selalu ada rasa kasihan yang tersembul. Dan gw ga punya waktu untuk menganggap Ari sebagai teman dan memasukan dia kedalam 'to-help' list.

Yang pasti dia cuma satu bukti lagi, betapa manusia adalah serigala bagi manusia lainnya. Akan selalu menindas begitu melihat ada bahan 'penindasan'. Akan berusaha menguasai ketika melihat sesuatu yang bisa dikuasai. Akan memanfaatkan setiap kali mengetahui ada yang bisa dimanfaatkan.

Tanpa peduli..

Urrrggghhh..

Yea.. jujur, gw tau banget apa rasanya menjadi 'geek', karena gw pernah menjadi geek. It feel like 'me againts the world'. No one understand you, no one care about you, no one notice you. 

Tapi, gw bisa ngubah diri gw.. ngubah cara pandang gw terhadap orang lain sekaligus cara pandang orang lain terhadap gw.

Just like gerard way, do you know "I'm not okay" is a based-on-own-tragedy song?